Rabu, 30 November 2011

CLOUD COMPUTING

Definisi Cloud Computing


Cloud Computing atau Komputer Awan adalah teknologi yang menggunakan internet dan pusat remote server (central remote server) untuk mengurus data dan aplikasi. Cloud Computing memungkinkan para konsumen dan pebisnis untuk menggunakan aplikasi tanpa instalasi dan akses ke file pribadi mereka di setiap komputer yang memiliki akses internet. Teknologi ini memungkinkan komputasi yang sangat efisien dengan cara memusatkan penyimpanan (storage), memori (memory), pengolahan (processing) dan lebar pita data (bandwith).

Manfaat Cloud Computing
  • Skabilitas : dengan cloud computing, ita hanya perlu membayar apa yang kita pakai. Dengan strategi yang tepat, kita dapat membayar lebih murah.
  • Sederhana : perusahaan tidak perlu membeli infrastuktur ataupun perangkat lunak.
  • Vendor Terkemuka : mempunyai kepercayaan lebih terhadap data atau aplikasi yang disimpan.
  • Sunber Daya Optimal : sumber daya perusahaan akan terkonsentrasi pada bisnis, karena masalah data ataupun support dan maintenance software telah diurus oleh provider Cloud Computing.
  • Instalasi Cepat

Prinsip Kerja Cloud Computing
Cloud Computing berakar dari konsep flexibility dan on-demand. Flexibility memungkinkan komputasi menjadi sesuatu yang mudah. On-demand memungkin komputasi dapat dilakukan setiap saat sesuai kebutuhan kita. Prinsip flexibility dan on-demand dimanifestasikan dengan perwujudan komputasi sebagai sebuah layanan (as a service) yang dapat digunakan secara mudah dan fleksibel setiap kali user membutuhkannya. Kemudahan dan fleksibilitas tersebut diperoleh user dengan memanfaatkan akses internet. Oleh karena itu, Cloud Computing menunjukkan adanya sebuah kolaborasi antara teknologi internet sebagai media komunikasi dan informasi dengan teknologi komputasi.

Klasifikasi Layanan Coud Computing
  1. Software as a Service (SaaS), aplikasi atau perangkt lunak yang kita gunakan tersedia di internet. SaaS dapat menjadi pedang bermata dua apabila kita sering menggunakan perangkat linak tertentu.
  2. Platform as a Service (PaaS), dapat men-deploy aplikasi yang kita buat di Cloud. Maksudnya,dapat membuat aplikasi, dan aplikasi tersebut kita host di Cloud Provider.
  3. Infrastructure as a Service (IaaS), pada lapisan infrastruktur ini, seakan-akan kita mempunyai perangkat keras dan segala isinya pada remote server, termasuk perangkat linak didalamnya.
Contoh Perusahaan Pembeli Layanan Cloud Computing
  • Saas
- Google, seperti Google Docs, Gmail, GoogleCalendar, dll.
- Microsoft, seperti Microsoft Office Web Apps, Microsoft Office Communication Online, dll.
  • PaaS
- Google, seperti Google App Engine, Google Web Toolkit, dll.
- Microsoft, seperti Microsoft Windows Live, Microsoft Windows Azure, dll.
  • IaaS
- Amazon Web Service, seperti Amazon Elastic Compute Cloud (EC2)
- Sytap, seperti Skytap Cloud (TM)
- Hexagrid, seperti V3Cloud Reseller Program 


Perangkat Lunak Sistem Operasi yang Sering Digunakan..

saya sering menggunakan sistem operasii Windows XP,,karena Windows XP merupakan jajaran sistem operasi Microsoft untuk diigunakan pada komputer pribadii yang mencakup komputer rumah,,laptop,,dan pusat media.. Windows XP versi sistem operasii Windows yang paling lama (paling tidak hingga saat ini)..

Perangkat Lunak Favorit yang Pernah Saya Pakai..

Adobe Photoshop atau biasa disebut Photoshop adalah perangkat lunak editor citra buatan Adobe Systems yang dikhususkan untuk pengeditan foto/gambar, dan efek, sehingga bisa mengedit sesuka hati.. 
Photoshop juga banyak digunakan oleh fotograferdigital dan perusahaan iklan.. Selain mengedit foto/gambar Photoshop juga memiliki hubungan erat dengan beberapa perangkat lunak penyunting media animasi dan authoring..

Minggu, 27 November 2011

Perangkat Lunak Bahasa Pemrograman

FORTRAN
FORTRAN (FORmula TRANslator) dikembangkan pada tahun 1956 oleh John Backus di IBM. Ditujukan untuk mempermudah pembuatan aplikasi matematika, ilmu pengetahuan dan teknik. FORTRAN merupakan bahasa beraras tinggi yang pertama kali diciptakan.
Keunggulan FORTRAN terletak pada dukungan untuk menangani perhitungan, termasuk bilangan kompleks. Kelemahan bahasa ini terletak pada operasi masukan/keluaran yang sangat kaku. Selain itu, kode sumbernya lebih sulit dipahami dibandingkan dengan bahasa pemrograman beraras tinggi yang lain.


COBOL
COBOL (Common Business Oriented Language) dikembangkan pada tahun 1959 dan tergolong sebagai bahasa beraras tinggi. Sesuai dengan kepanjangan namanya, bahasa ini ditujukan untuk mempermudah pembuatan aplikasi di bidang bisnis. Sejauh ini masih banyak digunakan terutama di lingkungan minikomputer dan mainframe.
Keunggulan COBOL:


  1. Tak bergantung mesin; Artinya kode untuk semua platform relatif sama.
  2. Sintaksnya yang menggunakan kata-kata bahasa Inggris sangat mudah dipahami oleh pemrogram.
  3. Penanganan terhadap berkas sudah tersedia dan bahkan mendukung bermacam-macam tipe berkas (misalnya sekuensial dan indeks).
  4. Penanganan masukan/keluaran mudah dilakukan.
Kelemahan bahasa ini terletak pada struktur penulisan program yang sangat kaku dan terkesan bertele-tele. Kata-kata lengkap yang digunakan dalam instruksi membuat pemrogram gampang bosan dan lelah.


PL/I
PL/I (Programming Language I) diperkenalkan oleh IBM pada tahun 1963. Dapat dipakai untuk menangani pemrosesan data bisnis maupun untuk melakukan perhitungan data ilmu pengetahuan. Bahasa ini hanya dikenal di lingkungan komputer IBM. Tidak populer di PC. Akhirnya jarang karena secara keseluruhan PL/I sangat sulit untuk dipelajari.


RPG
RPG (Report Program Generator) merupakan bahasa pemrograman generasi ketiga yang sangat populer di lingkungan minikomputer dan mainframe IBM. Menyediakan kemampuan yang memudahkan pemrogram dalam membuat laporan-laporan bisnis. Diperkenalkan pertama kali pada tahun 1964. Pada tahun 1970 muncul RPG II. Selanjutnya, penerusnya yaitu RPG III tergolong sebagai bahasa generasi keempat.


APL
APL (A Programming Language) merupakan bahasa pemrograman generasi ketiga yang diciptakan pada tahun 1962 oleh Kenneth Iverson. Bahasa ini menggunakan keyboard khusus yang berisi simbol-simbol yang memungkinkan untuk melakukan penyelesaian matematika yang kompleks.


LOGO
Logo merupakan bahasa yang ditujukan secara khusus untuk membantu anak-anak dalam menyelesaikan masalah dan melakukan pemrograman. Dibuat di MIT pada tahun 1967 oleh Seymour Papert, dengan menggunakan LISP (salah satu jenis bahasa pemrograman untuk kecerdasan buatan). Logo sangat mudah digunakan untuk membuat gambar. Dalam prakteknya, logo juga banyak digunakan untuk menghasilkan laporan-laporan dalam bentuk grafik.


BASIC
BASIC (Beginner All-purpose Symbolic Instruction Code) dikembangkan pada tahun 1965 di Darmouth College. Penciptanya adalah John Kemeny dan Thomas Kurtz. Awalnya ditujukan sebagai bahasa sederhana untuk pengajaran dasar pemrograman komputer. Bahasa ini tergolong sebagai bahasa serbaguna , yakni dapat dipakai untuk aplikasi apa saja. BASIC merupakan bahasa yang sangat populer sebelum akhirnya muncul Pascal.
Keunggulan BASIC terletak pada kemudahan untuk dipakai. Namun BASIC mulai ditinggalkan (saat itu) karena berbentuk interpreter. Kelemahan BASIC tidak mendukung operasi bilangan kompleks dan penanganan terhadap berkas sangat terbatas, sehingga tidak cocok untuk menangani aplikasi bisnis.


Pascal
Pascal dibuat oleh Nicklaus Wirth pada tahun 1971. Nama Pascal berasal dari nama matematikawan Prancis yang bernama Blaise Pascal (1623-1662). Bahasa ini awalnya digunakan untuk mengenalkan pemrograman terstruktur. Pascal sangat populer di lingkungan mahasiswa ilmu komputer dan teknik.
Keunggulan Pascal:


  1. Kemudahan untuk dipelajari.
  2. Dukungan fungsi-fumgsi matematika yang sangat lengkap.
Kelemahan Pascal:


  1. Tidak mendukung operasi bilangan kompleks.
  2. Tidak mendukung sarana untuk aplikasi bisnis.
Pascal merupakan bahasa yang dipakai sebagai landasan pembuatan kode pada perangkat lunak Delphi dan Kylix.


FORTH
FORTH (FOuRTH-generation language) diciptakan pada tahun 1971 oleh Charles Moore. Dirancang untuk menangani tugas-tugas kontrol secara waktu-nyata (real-time) maupun untuk aplikasi bisnis dan grafis. Kelebihan bahasa ini terletak pada kemampuan memproses yang sangat cepat, memerlukan sedikit memori, dan tersedia pada berbagai platform (dari PC hingga mainframe).


Ada
Ada dikembangkan oleh Departemen Pertahanan Amerika Serikat mulai pada tahun 1975 dan dirilis pada tahun 1981. Nama bahasa ini digunakan sebagai penghargaan kepada Lady Augusta Ada Byron, pemrogram mesin analitis Babbage pada tahun 1930-an. Ada mendukung teknik pemrograman modern yaitu pemrograman terstruktur , penyembunyian informasi (information hiding), tipe data abstrak, dan pemrosesan paralel.


C
C diciptakan oleh Brian W. Kernighan dan Dennis M. Ritchie pada tahun di Labotarium Bell AT&T. C dipakai antara lain untuk menyusun sistem operasi UNIX dan Linux.
Kelebihan C:


  1. Sifat portabilitas, yang menyatakan bahwa kode sumber yang dibuat bahasa C pada suatu platform dapat dipindahkan ke platform lain tanpa perubahan.
  2. Cepat dan efisien.
  3. Pemanipulasian data dalam bentuk bit dimungkinkan.
Kelemahan C:


  1. Banyak pemrogram yang menganggap C adalah bahasa yang sulit untuk dipahami dan dipelajari.
  2. Tidak ada dukungan untuk aplikasi bisnis.
C++
C++ dibuat oleh Bjarne Stroustrup pada tahun 1983 di Laboratorium Bell, AT&T. Awalnya dinamakan "a better C". Nama C++ diberikan oleh Rick Mascitti pada musim panas tahun 1983. C++ merupakan bahasa pemrograman berorientasi objek yang sangat terkenal dan menggunakan kaidah bahasa C. Berbagai program grafis di lingkungan Windows, UNIX, dan Linux dibuat dengan menggunakan bahasa ini.
Di lingkungan Windows, Visual C++ merupakan perangkat lunak yang dapat dipakai untuk membuat aplikasi apa saja, termasuk untuk menangani basis data.